Tentang Desa

DESA MUNDUKTEMU

Ds. Munduktemu, Kec. Pupuan, Kab. Tabanan, Bali




Desa Munduktemu merupakan hamparan wilayah perbukitan yang membetang dari Utara ke Selatan dengan Luas wilayah 1542 ha/M2. serta merupakan salah satu Desa di Kecamatan Pupuan Kabupaten Tabanan yang wilayahnya berbukit-bukit, dengan sungai dan lembah yang mengelilinginya dengan jumlah penduduk 3834 jiwa,yang terbagi menjadi 6 (enam )Banjar Dinas.
Melihat dari hal tersebut diatas maka dapat dikatakan bahwa Desa Munduktemu merupakan Desa yang masih sedang tumbuh dan berkembang dalam bidang pemerintahan . Sebagai Desa yang tergolong muda masih banyak kekuranggan baik berupa Sarana dan Prasarana Perencanaan Program maupun Pelaksanaan Pembangunan serta masih banyak yang perlu diperhatikan diperbaiki, dan ditingkatkan bukan hanya oleh warga masyarakat akan tetapi keikutsertaan berbagai pihak dan Elemen Masyarakat Pengusaha dan Pemerintah terkait.

SEJARAH DESA MUNDUKTEMU

Ds. Munduktemu, Kec. Pupuan, Kab. Tabanan, Bali

Sejarah Desa Munduktemu dapat dipaparkan bahwa sebelum Desa Munduktemu sebagai Desa Administratif tahun 1977, yang pada saat itu wilayah Desa Munduktemu termasuk kedalam wilayah Desa Pupuan, Kecamatan Selemadeg Kabupaten Daerah Tingkat II Tabanan sekitar tahun 1945 sampai dengan 1959.
Kemudian wilayah Desa Munduktemu masuk dalam wilayah Desa Pupuan Kabupaten Daerah Tingkat II Tabanan dari tahun 1959 sampai dengan tahun 1977, dan Pada tahun 1975 diadakan pemekaran Desa Pupuan wilayah Desa Munduktemu menjadi Desa Pemekaran dengan masa percobaan selama 2 (dua) tahun mulai tahun 1975 sampai dengan tahun 1977 sehingga secara definitif wilayah Desa Munduktemu adalah mulai tahun 1977.
Desa Munduktemu berada dalam lingkungan kecamatan pupuan kabupaten Tabanan . Desa dengan jarak Tempuh 25 menit dari kota kecamatan dan kabupaten sekitar 57 KM . Desa Munduktemu memiliki Luas wilayah Sekitar 1542. Batas batas desa Munduktemu Meliputi:

 

Utara : Desa Bantiran
Selatan : Desa Belatungan
Barat : Desa Bungancina
Timur Desa : Desa Pajahan.


Desa Munduktemu Di sahkan menjadi desa tahun 1977 Dari Segi pemerintahan Desa Dapat dibagi menjadi 6 Banjar Dinas yaitu Banjar Dinas Munduktemu Kaja, Munduktemu Kelod, Anggasari Kaja, Anggasari Kelod, Kebonjero Kangin dan Kebonjero kauh Saat ini jumlah penduduk tahun 2010 sebanyak 3859 jiwa dengan jumlah laki- laki 1919 jiwa perempuan 1940 jiwa dengan 1086 KK, saat ini pasilitas yang ada di desa munduktemu antara lain 1 buah lapangan Desa dengan 3 Sekolah Dasar 1 buah SUP dan 3 Buah TK/Paud yang tersebar dibeberapa Banjar Dinas. Untuk tenaga Medis / kesehatan di desa munduktemu terdapat 1 tenaga medis.

 

 

KONDISI GEOGRAFIS

Ds. Munduktemu, Kec. Pupuan, Kab. Tabanan, Bali

Dari Segi geografis Desa Munduktemu merupakan daerah Pertanian dengan petani Kopi sebagian mayoritas dimana keadaan geografis Desa munduktemu adalah merupakan daerah perbukitan/ dataran tinggi dengan ketinggian 600-700 meter diatas permukaan laut , dengan curah hujan tinggi . Selain itu daerah ini juga menghasilkan tanaman kebun berupa Manggis, Durian, Salak bali dan salak gula pasir, dll. Namun dengan iklim seperti sekarang ini permasalahan yang dihadapi oleh para petani yaitu terjadinya gagal panen seperti kopi, kakao tanaman buah buahan Durian dan manggis Saat ini juga telah terbentuk kelompok-kelompok Tani yang pada akhirnya bisa meningkatkan pendapatan masyarakat seperti kelompok tani ternak dll, yang kesemuanya telah tergabung dalam Gapoktan ( Gabungan kelompok Tani).
Dari segi kependudukan , jenis pekerjaan masyarakat masih didominasi dari sebagai petani , saat ini desa munduktemu merupakan sentra perkebunan diantaranya Kopi , manggis, durian dan salak gula pasir , selain itu juga terdapat industri industri kecil seperti pembuatan alat petani dari logam ( pisau, sabit dll ) dan pembuatan keripik ( jajan ) yang pada nantinya akan menyedot tenaga kerja yang cukup, utama nya dari kalangan ibu rumah tangga.
Dari segi kesenian beberapa tempat di desa munduktemu memiliki kelompok kesenian . Br dinas yang memiliki kelompok kesenian adalah Br Anggasari dan kebonjero. Kelompok kesenian joged dan Rindik dengan nama joged bumbung Damar Wulan Sedangkan rindik Br. Anggasari yang bernama Mekar Sari berdiri tahun 2001 dengan jumlah anggota 7 orang dan rindik kebonjero bernama Mekar Sari berdiri tahun 2007 dengan jumlah anggota 5 orang juga pernah tampil dalam event 17 Agustus di kecamatan disamping sebagai penyambutan di saat ada pesta perkawinan. Kelompok kesenian Joged Bumbung Damar Wulan Anggasari berdiri tahun 2007 dengan jumlah anggota 21 orang yang selama ini juga pernah tampil di tempat-tempat umum dan tempat -tempat melangsungkan upacara keagamaan. Awal munculnya kesenian joged dan rindik adanya keinginan melestarikan tarian pergaulan anak anak muda di desa yang didukung dengan sarana yang ada di banjar mencukupi dan didukung oleh tokoh tokoh yang ada.

 

POTENSI WISATA

Ds. Munduktemu, Kec. Pupuan, Kab. Tabanan, Bali

Secara khusus , desa munduktemu memiliki tempat dan objek daya tarik wisata ,diantaranya Hutan Monyet Pura Batur Sakti, Danau Mini, Air Panas, objek wisata spiritual Pucak Batu Gaing. Namun Belum dikembangkan karena kurangnya potensi dan sarana prasarana pendukung, sementara ini telah dibentuk kelompok tani Agrowisata yang merupakan pariwisata alternatif perdesaan dalam upaya menambah pendapatan masyarakat , berupa tanaman pangan seperti salak gula pasir, manggis, dan durian hal ini terkait dengan permasalahan yang ada permodalan yang belum mencukupi, pemasaran yang belum terkoordinasi dengan baik.dan untuk sarana akomodasi dan transfortasi belum memadai.

VISI DAN MISI

Ds. Munduktemu, Kec. Pupuan, Kab. Tabanan, Bali

VISI ;

Munduktemu yang Bersahaja.

Terwujudnya Desa munduktemu yang maju, Aman, Damai dan Sejahtera menuju pembangunan yang berkelanjutan.

MISI ;

1.Mewujudkan Desa Munduktemu yang bersih,sehat,aman,dan sejahtera

2.Menumbuhkembangkan kesadaran masyarakat untuk senantiasa peduli pada kebersihan lingkungan dan sekitarnya,serta menambah gairah masyarakat dgn melaksanakan lomba kebersihan lingkungan antar Banjar Dinas setiap tahun sehingga perlahan perlahan mampu mewujudkan Munduktemu bebas dari sampah plastik.

3.Penglolaan sumber daya air sehingga terpenuhinya air baku secara kwalitas,kwantitas tanpa meninggalkan aspek kelestarian alam dan lingkungan.

4.Pemberdayaan posyandu balita dan posyandu lansia.

5.Pemberdayaan kelembagaan LINMAS dan JAGABAYA Desa(SAR Desa) serta mengoptimalkan sarana prasarana pendukungnya guna terwujudnya rasa aman dan nyaman di Desa Munduktemu.

6.Pembentukan lembaga BUMDES dgn merangkul dan memberdayakan kelompok masyarakat yg ada,dgn memberikanpembinaan secara berkesinambungan dan berkelanjutansehingga bisa mengangkat tarap hiduh masyarakat menuju Desa Munduktemu yang sejahtera.